process_iconBahasa pemograman Arduino menggunakan Bahasa Pemograman C yang sudahdimodifikasi khusus untuk Arduino agar para user dari tingkat pemula sampai mahir dapat menggunakannya. Kelebihan lain dari bahasa pemograman Arduino adalah mudah untuk dipelajari. Dibawah ini merpakan dasar dasar source code dari Arduino untuk diterapkan dalam penulisan sketch.

void setup () {

Arduino akan membaca kode yang diketikkan dibawah kode ini untuk digunakan sekali saat user mengeksekusi sketch nya kedalam Arduino.

void loop () {

Arduino akan membaca kode yang diketikkan dibawah kode ini berulang kali saat user mengeksekusi sketch nya kedalam Arduino

begin();

Fungsinya adalah agar Komputer dapat berkomunikasi dengan board Arduino itu sendiri, biasanya user menggunakan “serial.begin(9600);”, maksud angka 9600 adalah untuk menyatakan bps atau bits per second, fungsinya adalah untuk menentukan kecepatan komunikasi misal antara pin 0 dan pin 1 dengan komponen yang membutuhkan kecepatan baud rate.

print(namasensor);

Biasanya digunakan untuk mengetahui nilai dari sebuah sensor yang dipilih untuk ditampilkan nilai nya di serial monitor, nilai ini biasanya tersimpan di variabel nama sensor.

print(“teksapasaja”);

Fungsinya adalah untuk menampilkan teks yang user ketikkan didalam kurung pada Serial Monitor. Bedanya dengan serial.print(namasensor); adalah di dalam kurung terdapat tanda petik, yang fungsinya untuk menampilkan teks yang diketikkan user.

Catatan pada Program

User dapat membuat catatan pada program yang dibuatnya, dan Arduino tidak akan membacanya. Biasanya digunakan untuk memudahkan user dalam mengedit sketch. Ada 2 tanda yang dapat digunakan untuk membuat catatan pada arduino. Yaitu “//”, atau “/*” dan ditutup dengan “*/”. Tanda “//” hanya dapat memuat catatan untuk 1 baris saja. Sedangkan tanda “/*” dan “*/” dapat digunakan tanpa batasan baris oleh user dalam membuat catatan.

Kurung Kurawal

Digunakan untuk membuka dan menutup program, atau untuk menentukan awal dan akhir dari program yang diketikkan oleh user. Karena seperti bahasa pemograman pada umumnya, Arduino mulai membaca dari atas hingga kebawah

Titik Koma “;”

Setiap baris kode pada Arduino harus diakhiri dengan tanda “;”

 

 

 

Please follow and like us:
20

One thought on “Kode Dasar Arduino

Leave a Reply

Your email address will not be published.